Klasikal CPNS adalah kegiatan yang ada di dalam Latsar. Adapun Latsar merupakan Pelatihan Dasar yang wajib diikuti oleh para CPNS.
Mereka yang terdaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil wajib melakukan Latsar sebagai salah satu tahapannya. Salah satu kegiatan Latsar dilakukan secara klasikal yang merupakan metode menarik.
Klasikal CPNS dalam Kegiatan Latsar
Latsar merupakan Latihan Dasar yang termasuk tahapan pendidikan dan pelatihan wajib. Kegiatan ini sifatnya wajib dilakukan oleh setiap CPNS.
Sebelum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, mereka harus menyelesaikan tahapan ini. tentu saja CPNS ini bukan hanya formalitas biasa, melainkan proses pembentukan karakter.
Selama masa Latsar, para CPNS akan melalui tahap pelatihan untuk membentuk sikap, karakter dan kompetensi dasar SN. Tujuannya tentu agar mampu menjalankan tugas pemerintahan dan melayani publik secara profesional.
Pelaksanaan Latsar umumnya terdiri dari beberapa tahapan dan dimulai dari pembelajaran mandiri. Setelah itu, baru memasuki tahap pembelajaran klasikal.
Pembelajaran klasikal ini adalah tahap tatap muka secara langsung di dalam kelas pada Latsar CPNS. Di tahap ini, para peserta wajib memahami materinya karena menggunakan metode blended learning untuk membentuk karakter.
Sistem Pembelajaran
Pembelajaran klasikal CPNS ini memiliki sistem yang menarik. Ada tiga sistem pembelajaran klasikal, yakni sebagai berikut:
Tatap Muka Langsung: Sistem pembelajaran klasikal pertama adalah tatap muka langsung yang dilakukan di asrama atau pusat pelatihan (Pusdiklat).
Fokus Materi: Berupa pendalaman substansi teknik, diskusi kelompok terkait penerapan nilai-nilai dasar ASN (BerAKHLAK) dan juga seminar hasil aktualisasi.
- Aktivitas Fisik dan Disiplin: Mencakup kegiatan kedisiplinan, peraturan baris-berbaris (PBB) dan juga kesigapan jasmani.
- Durasi dari tahap pembelajaran klasikal ini tidak singkat. Biasanya pembelajaran klasikal akan berlangsung selama 3 sampai 5 hari kerja.
- Namun, semua tergantung pada jadwal dan kebijakan instansi penyelenggara masing-masing daerah atau kementerian. Durasinya bisa lebih sedikit atau bahkan lebih lama.
Secara umum, pembelajaran klasikal ini memang memiliki peranan penting dan tidak boleh dilewatkan peserta. Para CPNS wajib mengosongkan jadwal dan mengikuti tahapan Latsar agar bisa menjadi ASN penuh.
Komponen Penilaian
Tentu saja ada penilaian selama Latsar CPNS yang perlu diperhatikan. Kelulusan Latsar akan sangat bergantung pada sistem bobot penilaian yang diterapkan oleh lembaga penyelenggara seperti LAN (Lembaga Administrasi Negara).
Komponen penilaian Latsar ini berupa 15% untuk sikap dan perilaku (termasuk disiplin, kepemimpinan dan kerjasama saat klasikal), 20% akademis, 50% aktualisasi (proyek di instansi) dan 15% untuk kompetensi teknis bidang. Ketika nilai sudah sesuai yang dibutuhkan, maka CPNS dianggap lulus Latsar.
Itulah klasikal CPNS pada kegiatan Latsar yang perlu dipahami. Latsar setiap instansi berbeda-beda jadwalnya, jadi jangan samakan dan harus selalu update terkait jadwal penting ini agar tidak terlewatkan.
